Nyeri Perut Kanan? Waspadai Ciri-ciri Usus Buntu Ini

12 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan dan Cara Mengobatinya | Indozone.id

Umumnya setiap orang pernah merasakan nyeri perut setidaknya sekali seumur hidup. Ditambah ada banyak penjelasan medis mengenai nyeri perut yang dirasakan mulai dari penyakit lambung, penyakit pencernaan lainnya hingga usus buntu. Jika Anda menderita nyeri perut dan mencurigai kemungkinan usus buntu maka bisa Anda pastikan dengan mencari tahu lewat beberapa ciri-ciri yang akan kita bahas.

Penyakit usus buntu sendiri atau yang biasa disebut dengan apendisitis adalah penyakit yang dipicu dari kondisi peradangan atau pembengkakan pada organ apendiks. Dalam kasus usus buntu, peradangan atau pembengkakan inilah yang menyebabkan nyeri pertama di bagian perut sebelah kanan bawah. Tidak ada yang spesifik mengenai penyakit satu ini jadi dipastikan penyakit usus buntu bisa menyerang siapa saja dan dari usia berapa saja. Simak beberapa ciri penyakit usus buntu yang bisa Anda waspadai.

  1. Nyeri pada bagian perut kanan

Gejala pertama yang paling umum terjadi ketika seseorang mengalami usus buntu adalah nyeri yang timbul di perut bagian kanan bawah. Hal ini tentu saja diakibatkan oleh peradangan dan pembengkakan usus.  Pada umumnya sakit perut akibat usus buntu ini terjadi diawali pada nyeri di bagian sekitar pusar dan selanjutnya berpindah ke bagian perut kanan bawah.

Pada beberapa kasus didapatkan bahwa nyeri yang dirasakan penderita usus buntu terjadi pada bagian perut yang tidak sama setiap waktunya yaitu berbeda-beda. Sementara untuk kasus usus buntu akut, nyeri perut yang dialami biasanya tiba-tiba dengan intensitas sakit yang cukup tinggi. Pada kasus usus buntu kronis, nyeri perut akan semakin terasa ketika berjalan, bersin, batuk, terguncang saat berkendara atau sekadar menggerakkan perut.

 

  1. Nyeri Kian memburuk

Pada orang awam tentu akan sulit membedakan apakah nyeri perut yang dialami merupakan gejala penyakit usus buntu atau gejala penyakit pencernaan lainnya semacam magh. Tentu Hal ini dikarenakan sekilas gejala nyeri perut usus buntu dan penyakit pencernaan lainnya terasa sama. Akan tetapi pada kasus usus buntu, nyeri perut akan terasa semakin memburuk dalam waktu cepat. Hal ini tentu saja diakibatkan oleh infeksi  dan peradangan yang semakin menjadi saat pembiaran. Bahkan pada beberapa kasus tertentu nyeri perut memburuk hanya dalam waktu sehari.

 

  1. Suhu tubuh meningkat

Ciri penyakit usus buntu yang ketiga adalah peningkatan suhu tubuh yang menyebabkan demam pada penderita. Ini tentu lumrah terjadi pada penyakit infeksi pada umumnya, jadi jika Anda mengalami nyeri perut lalu diikuti oleh demam bisa saja dugaan penyakit usus buntu itu lebih besar. Umumnya demam yang dialami penderita usus buntu terjadi pada intensitas yang sedang yaitu sekitar 38 derajat celcius tetapi ketika kondisi penderita semakin parah maka demam bisa meningkat sampai 40 derajat celcius.

 

  1. Nyeri saat lepas dan tekan

Ciri yang keempat ini merupakan salah satu tanda terkena penyakit usus buntu yang sebaiknya dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang ahli. Nyeri lepas tekan itu dilakukan dengan cara menekan perut lalu melepaskannya. Jika seseorang mengalami nyeri akibat usus buntu maka ketika perut ditekan akan terasa sakit tetapi sebaliknya ketika tekanan tersebut dilepas maka akan terasa lebih sakit.

 

  1. Sering berkemih

Orang yang terkena penyakit usus buntu umumnya sulit untuk buang gas atau kentut, tetapi malah sering berkemih alias buang air kecil. Hal ini diakibatkan posisi usus buntu sendiri berada cukup dekat dengan kandung kemih sehingga ketika usus tersebut membengkak, maka kandung kemih akan terjepit lalu memunculkan iritasi dan berdampak lebih sering ke kamar mandi.

 

Itulah tadi ciri-ciri usus buntu yang bisa Anda waspadai ketika terjadi agar mendapatkan penanganan segera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *