Inilah Beberapa Fakta Menarik Turnamen APAC, Persija Valorant!

Menjadi Kuda hitam di Turnamen APAC, Ini Fakta Menarik Persija Valorant!

Beberapa turnamen game besar seperti GGWP.ID, APAC dan lainnya memang menjadi pusat perhatian para player dari berbagai game. Kamu para gamers tentu sudah tidak asing lagi dengan game Valorant. Dan kali ini kita akan sedikit mengulas tentang turnamen APAC khususnya fakta menarik seputar Persija Valorant.

Dalam setiap kompetisi dan turnamen di game tentu ada saja hal-hal menarik yang terjadi, mulai dari player, karakter, gameplay dan sebagainya. Nah daripada berlama-lama, berikut beberapa fakta menarik Turnamen APAC, Persija Valorant.

  1. Tim yang baru dibentuk

Jika kamu mengenal Persija sebagai klub raksasa di dunia sepak bola Indonesia, maka itu tidak salah. Tetapi baru-baru ini, Persija membentuk tim E-Sport yaitu Persija Valorant. Dimana sebelumnya Persija Valorant adalah tim yang memiliki nama Boy With Love.

Tim Persija Valorant dapat dikatakan sebagai tim baru, umurnya baru berkisar selama 1 bulan sebelum VCT Stage 1 ID 2022 dimulai. Walaupun Persija Valorant merupakan tim baru, tetapi performanya sangat baik dan mampu bersaing dengan tim-tim raksasa lainnya.

  1. Tempat berkumpulnya pemain dari berbagai tim besar

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa Persija Valorant memiliki performa bermain yang sangat baik, meskipun dikategorikan sebagai tim baru. Hal tersebut didukung karena faktor pemain-pemain dari berbagai tim besar yang membela Persija Valorant. Sebut saja pemain dari Boom Esport, Bigetron Hingga XCN.

Dengan bersatunya pemain-pemain hebat tersebut menjadikan Persija Valorant masuk ke turnamen bergengsi seperti APAC. Saat ini Persija Valorant menjadi tim baru yang tidak bisa diremehkan oleh tim-tim lainnya.

  1. Jadi tim Persija Setelah Masuk Turnamen APAC

Pada umumnya suatu tim akan diakui ketika seorang player atau tim memulai performanya dalam awal musim. Lain halnya dengan tim yang satu ini, yaitu VCT Stage 1 ID 2022 With Love yang masih menggunakan nama tersebut sebelum mengikuti APAC. Setelah mengikuti turnamen sekelas APAC, mereka diakusisi oleh pihak Persija. Maka dari itu ketika APAC berlangsung, mereka menggunakan nama PSJ dan bukan BWL.

Umumnya akusisi terjadi ketika awal musim, tetapi hal ini membuat sejarah baru yaitu akusisi yang terjadi di tengah-tengah turnamen sedang berlangsung.

  1. Menyatukan veteran dan rookie

Kamu para gamers tentu sudah tidak asing lagi dengan julukan veteran da rookie. Veteran sendiri merupakan sebutan untuk player yang telah lama bermain, sedangkan rookie sebutan untuk player yang baru bermain atau bergabung.

Dalam tim Persija khususnya dalam game Valorant, tidak lantas mengkategorikan mana player veteran dan mana player rookie. Tetapi mereka lebih memilih untuk menggabungkannya. Terdapat beberapa pemaun baru dan lama yang membela Persija yaitu Eeyore, Asteriskk, Roseaufy, Famouz, dan Famouz.

  1. Menjadi sangat agresif di turnamenn APAC

Fakta menarik terakhir yang akan kita bahas yaitu tim Persija menjadi tim yang sangat agresif di turnamen APAC. Meskipun tim ini masih terbilang baru, tetapi performanya sangat baik. Hal itu didukung oleh pemain-pemain hebat yang ada didalamnya. Tidak mengenal pemain baru ataupun pemain lama, mereka dapat bekerja sama dengan baik dan memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

Hal itu terbukti ketika mereka berhasil mengalahkan tim-tim besar seperti Bonkers, Full Sense, dan mampu menekan tim Paper Rex.

Nah itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan terkait fakta menarik Persija Valorant. Serta informasi mengenai turnamen lainnya di aplikasi ggwp.id. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *