Laga Bali United Vs Persija Tidak Boleh, Ini Peraturan Flare Di Sepakbola – Tribunpontianak.co.id

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Laga Bali United vs Persija dihentikan sementara lantaran suporter Bali United menyalakan flare. 

Tak hanya flare, suporter pula menyalakan kembang api.Tampaknya suporter Bali United melakukan protes.

Mereka pula membentangkan spanduk “Apa Ini Alasannya?”.

Pada laga awal Persija terus menekan pertahanan Bali United sejak awal.

Hasilnya Persija unggul cepat dalam mnt ke-6 melalui sepakan keras Sandi Sute.

Skor sementara Bali United Vs Persija 0-1.

Tim pelatih Bali United dan Persija Jakarta sedikit menaruh kejutan berdasarkan starting eleven yang akan diturunkan pada Minggu (dua/12/2018) malam ini. 

Pada pukul 18.30 WIB nanti, Bali United dijadwalkan akan melakoni laga sangkar menggunakan menjamu Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Dari kubu tuan tempat tinggal, tim pelatih Bali United hanya menurunkan satu pemain asing buat menghadapi Persija.

Pemain itu adalah Brwn Nouri yang berposisi menjadi gelandang serang.

 Tiga nama pilar asing Bali United lainnya yakni Mahamadou Ndiaye, Meltvin Platje, dan Nick Van der Velden, pula nir masuk ke pada daftar susunan pemain.

Meltvin Platje absen dikarenakan akumulasi kartu kuning.

Di bawah asuhan Eko Pudjianto pasca-mundurnya Widodo Cahyono Putro, Bali United mempercayai Mochamad Diky di sektor penjaga gawang yang adalah kiper ketiga milik Serdadu Tritadu.

Tidak terdapat jua nama Wawan Hendrawan & kiper cadangan diisi oleh I Made Wardana.

Sementara itu, tim tamu yg berjulukan Macan Kemayoran itu tetap memakai 4-3-3 buat melawan Bali United.

Andritany Ardhiyasa dan Riko Simanjuntak pribadi diturunkan sang Persija selepas membela timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Pasukan Stefano Cugurra itu hanya mencadangkan Ismed Sofyan dan Ramdani Lestaluhu.

Posisi Ismed Sofyan pada bek kanan digantikan kiprahnya oleh Rezaldi Hehanussa.

Tidak terlihat jua nama Jaimerson Xavier pada daftar susunan pemain Persija.

Pemain belakang berasal Brasil itu menerima akumulasi kartu kuning sebagai akibatnya kiprahnya digantikan Gunawan Dwi Cahyo.

Susunan Pemain Bali United Vs Persija

Bali United: Mochamad Diky: Made Andhika, Syaiful Indra Cahya, Ricky Fajrin, Taufik Hidayat; M Taufiq, Brwa Nouri; Yabes Roni, Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim; Ilja Spasojevic

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Rezaldi Hehanussa, Gunawan Dwi Cahyo, Maman Abdurrahman, Michael Orah; Sandi Sute, Rohit Chand, Renan da Silva; Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Marko Simic

Dikutip menurut laman hukumonline.com, Flare atau yang pada bahasa Indonesia berarti suar, bila ditinjau pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (“KBBI”) memiliki arti:

nyala barah (suluh, pelita) buat tanda (isyarat).

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kita perlu ketahui mengenai induk organisasi cabang olahraga sepak bola pada Indonesia selaku penyelenggara atau pengawas berdasarkan pertandingan atau kompetisi sepak bola yg bersangkutan.

PSSI sebagai Induk Organisasi Sepak Bola & Anggota FIFA

Berdasarkan Pasal 1 nomor25 Undang-Undang Nomor tiga Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (“UU SKN”), induk organisasi cabang olahraga adalah organisasi olahraga yang membina, mengembangkan, dan mengoordinasikan satu cabang/jenis olahraga atau gabungan organisasi cabang olahraga menurut satu jenis olahraga yg adalah anggota federasi cabang olahraga internasional yg bersangkutan.

Induk organisasi cabang olahraga, bertanggung jawab terhadap aplikasi penyelenggaraan kejuaraan olahraga tingkat kabupaten/kota, taraf wilayah, taraf provinsi, dan tingkat nasional serta tingkat internasional.

Dalam hal ini, induk organisasi cabang olahraga sepak bola yang ada di Indonesia merupakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (“PSSI”).

PSSI merupakan anggota federasi cabang olahraga internasional yaitu Fédération Internationale de Football Association (“FIFA”).

Soal penggunaan flare, melihat kepada aturan yg dimuntahkan sang FIFA, pada Pasal 52 alfabetc butir i) FIFA Stadium Safety and Security Regulations diatur menjadi berikut:

The stadium safety and security management team must adopt and enforce a clear policy prohibiting spectators from bringing flares, fireworks or other forms of pyrotechnics into the stadium. This should be clearly stated in the stadium code of conduct.

Kemudian, bila melihat kepada anggaran yang berlaku buat sepak bola di Indonesia yang diterbitkan oleh PSSI, Kode Disiplin PSSI 2018 (“Kode Disiplin PSSI”) berlaku buat setiap pertandingan dan kompetisi resmi.

Kode  Disiplin  PSSI berlaku  bagi  semua  pihak  yg  terlibat  dalam  aplikasi  sepak bola di Indonesia, khususnya, namun nir terbatas pada:

Anggota berdasarkan Asosiasi Provinsi, Asosiasi Kabupaten/Asosiasi Kota PSSI;

Klub non-anggota  PSSI  yang  berpartisipasi pada pertandingan  atau kompetisi resmi;

Lembaga terafiliasi PSSI;

Perangkat pertandingan;

Perantara pemain berlisensi;

Setiap orang atau badan yg mempunyai otoritas dari PSSI, khususnya yang terkait menggunakan pelaksanaan pertandingan atau kompetisi resmi;

setiap kandidat pada pemilihan PSSI yang bukan ofisial, pemain, perangkat pertandingan, agen atau yg memiliki otorisasi berdasarkan PSSI; dan

Tingkah Laku Buruk yang Dilakukan Penonton Pertandingan Sepak Bola

Kami asumsikan bahwa suar (flare) tadi digunakan pada pertandingan & kompetisi resmi di Indonesia.

Pertandingan resmi atau kompetisi resmi merupakan pertandingan atau kompetisi yg diselenggarakan atau diawasi sang PSSI atau yg tunduk pada kerangka peraturan PSSI, terutama yang merujuk pada Kode Disiplin PSSI.

Pada Pasal 70 ayat (1) Kode Disiplin PSSI diatur tentang tanggung jawab terhadap tingkah laris buruk penonton sebagai berikut:

Tingkah  laku   tidak baik  yang  dilakukan  sang  penonton  adalah  pelanggaran disiplin. Tingkah  laku   buruk  penonton  termasuk  tetapi tidak  terbatas  dalam; kekerasan kepada orang atau objek tertentu, penggunaan benda-benda yg mengandung  api  atau dapat mengakibatkan  kebakaran  (kembang  api, petasan,  bom  asap  (smoke    bomb),  suar (flare), dan  sebagainya), penggunaan indera laser, pelemparan misil, menampilkan jargon yg bersifat menghina, berbau keagamaan/religius atau terkait berita politis tertentu, pada bentuk  apapun (secara  spesifik  menggunakan  cara memasang  bendera,  spanduk, tulisan, atribut, choreo atau  sejenisnya  selama  pertandingan  berlangsung), memakai istilah-istilah atau bunyi-bunyianyang menghina atau melecehkan atau memasuki lapangan permainan tanpa seizin perangkat pertandingan & panitia pelaksana.Yang bertanggung jawab atas tindakan tingkah laris buruk penonton

Klub tuan tempat tinggalatau badan yang menunjuk atau mengawasi panitia pelaksana pertandingan eksklusif, terlepas daripada alasan lengahnya pengawasan panitia pelaksana pertandingan.

Klub tamu bila tindakannya dilakukan sang penonton yg adalah gerombolanpendukungnya, terlepas daripada lengahnya pengawasan sang klub tadi.

Jika pertandingan diadakan di loka netral atau kedua klub tidak berposisi sebagai pelaksana atau tuan tempat tinggalmenurut pertandingan tadi, ke 2 klub mempunyai tanggung jawab yang sama.

Terdapat hukuman yg dapat diberikan terhadap pelanggaran penggunaan suar (flare) tersebut sebagaimana diatur pada Lampiran 1 Kode Disiplin PSSI 2018:

Rp. 50 juta buat satu kali penyalaan;

Rp. 100 juta untuk dua hingga 5 kali penyalaan;

Rp. 200 juta buat diatas lima kali penyalaan.

Sanksi tersebut ditujukan kepada pihak yg bertanggung jawab sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya.

Sebagai surat keterangan lainnya, baca jua artikel Perilaku Suporter Sepakbola yg Bisa Dijerat Hukum.

Jadi menjawab pertanyaan Anda, penggunaan flare (suar) dalam pertandingan atau kompetisi sepak bola resmi di Indonesia nir diperbolehkan atau dilarang berdasarkan Pasal 52 alfabetc buah i FIFA Stadium Safety and Security Regulationsdan Pasal 70 ayat (1) Kode Disiplin PSSI 2018. Terhadap pelanggaran hal ini, bisa dikenakan hukuman berupa dendakepada klub tuan rumah atau badan yg menunjuk atau mengawasi panitia pelaksana pertandingan eksklusif, klub tamu, ataupun kedua klub tadi.

Demikian jawaban berdasarkan kami, semoga berguna.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.Kamus Besar Bahasa Indonesia, diakses dalam 28 Mei 2018, pukul 10.45 WIB;Kode Disiplin PSSI 2018, diakses dalam 28 Mei 2018, pukul 11.30 WIB;FIFA Stadium Safety and Security Regulations, diakses pada 28 Mei 2018, pukul 11.56 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *