Pengaturan Skor, Pssi Laporkan Bambang Suryo Ke Kepolisian

PSSI Jatim turut menjatuhkan hukuman berat pada Dimas Yopi Perwira Nusa.

Pengaturan skor masih menjadi informasi di sepakbola Indonesia. Laga Liga tiga 2021 antara NZR Sumbersari & Gresik Putra FC dinodai hal tersebut, dan PSSI Jawa Timur (Jatim) sudah mengambil langkah tegas demi memerangi pengaturan skor pada wilayah mereka.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi berat kepada Dimas Yopi Perwira Nusa atas tingkah laris buruk pada Liga 3 Jatim. Dijelaskan bahwa Yopi melakukan percobaaan suap pada pertandingan NZR Sumbersari lawan Gresik Putra dalam 12 November kemudian.

Uang menggunakan nominal sebanyak Rp70 juta sampai Rp100 juta jadi iming-iming Yopi supaya Gresik Putra mengalah kepada NZR Sumbersari. Tindakan Yopi tadi dilakukan buat keperluan taruhan judi bola online, yang memang secara hukum negara judi tidak boleh.

Dari penuturan Yopi, ada David dan Billy, yg turut andil pada rencana suap tadi. David dari berdasarkan Jakarta, sedangkan Billy dari dari Denpasar, Bali. Dua nama yang disebutkan oleh Yopi, PSSI tidak bisa merogoh langkah, karena mereka pada luar football family.

Sementara buat Yopi, Komdis PSSI Jatim menjatuhkan sanksi sebanyak Rp100 juta, dan hukumanlarangan beraktivitas di sepakbola selama sepuluh tahun. “Kami telah melakukan sidang yang disertai indera bukti, rekaman percakapan, & rekaman chat,” istilah Samiadji Makin Rahmat, kepala Komdis PSSI Jatim, Jumat (19/11).

Dua pemain Gresik Putra, Andy Cahya & Hendra Putra Satria, dan kitman Gresik Putra, Desly Galang Ramadani, turut dihukum Komdis PSSI Jatim. Hukumannya merupakan percobaan embargo beraktivitas pada sepakbola selama 12 bulan, dengan masa percobaan selama 24 bulan. Sementara Ferry Afrianto yang disebut eks pemain Persela Lamongan, dihukum 5 tahun embargo beraktivitas pada sepakbola dan dendaRp50 juta.

Nama-nama pada atas mendapat sanksi lantaran percobaan buat melakukan suap pada laga Gresik Putra versus Persema Malang, yang sama-sama bermain pada Liga tiga Jatim. Komdis PSSI Jatim menegaskan bahwa sanksi ini dijatuhkan, karena mereka telah terbukti dan Komdis memiliki buktinya.

Dalam masalah ini, kembali mencuat nama Bambang Suryo, atau laki-lakiyang menggunakan inisial BS, dan Anshori. Sosoknya BS tidak asing pada pendengaran, terkait skandal pengaturan skor, & PSSI akan melaporkan Anshori, BS, Billy, jua David, pada kepolisian, agar mampu dihukum sinkron peraturan Negara Indonesia.

Mereka berempat bukan bagian menurut football family, bahkan Bambang Suryo sudah dijatuhi embargo berkiprah pada sepakbola Indonesiaseumur hayati, oleh PSSI Jatim dalam 2018 kemudian. Hal ini tertuang pada surat keputusan angka 024/L3/SK/KD-PSSI/XII/2018, menggunakan demikian Bambang, David, Billy & Anshori nir termasuk subyek dalam ruang lingkup kode disiplin PSSI.

“Bambang Suryo sudah dihukum seumur hidup sang PSSI pada 2018. Sehingga beliau nir bisa kita sentuh sebab bukan menurut football family. Jadi kami serahkan sepenuhnya ke kepolisian,” terang Makin, dikutip laman resmi PSSI.

Semua pihak yg terlibat, tetapi tidak termasuk dalam football family ini akan dilimpahkan ke kepolisian. Rencananya Komdis PSSI Jatim akan melaporkan Bambang Suryo & kawan-kawan ke Polda Jatim dalam Senin (22/11) besok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *