Persibo Kena Hukuman, Psm Makassar Sindir Pssi

Football5star.com, Indonesia – Akun Twitter resmi PSM Makassar, @PSM_Makassar beri mention ke akun resmi PSSI. Mention itu diberikan menjadi insinuasi buat PSSI terkait perkara keliru nomorpunggung kiper PSIS beberapa waktu kemudian.

– Advertisement –

Mention itu berawal dari pemberitaan PSSI Jatim terkait sanski yang mereka berikan keapda Persibo waktu menghadapi Mitra Surabaya pada lanjutan pertandingan babak 32 besarLiga tiga MS Glow for Men Jatim dalam tengah pekan lalu.

“Turunkan Pemain Tidak Sah, Persibo Dinyatakan Kalah 0-tiga,” kicau akun PSSI Jatim. Kicauan ini dibalas akun resmi PSM Makassar, “Assalamualaikum @PSSI” disertai foto kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra yang menggunakan jersey milik Joko Ribowo bernomor punggung 33.

– Advertisement –

Mention itu rupanya insinuasi kepada PSSI yang tidak memberikan hukuman kepada PSIS terkait kesalahan tadi. Pada pertandingan PSIS Semarang kontra PSM Makassar pada November 2021 pada lanjutan Liga 1 pekan ke-13 memang jadi sorotan banyak pihak.

Saat babak pertama, Jandia Eka Putra sebenarnya masih memakai jersey dengan angka punggung yang didaftarkan, angka 30. Tetapi pada babak ke 2, ia justru menggunakan jersey & celana nomor33 yang terdaftar atas nama Joko Ribowo.

– Advertisement –

Komisaris PSIS Semarang Junianto sempat mengungkapkan permintaan maaf terkait hal itu. Menurutnya hal tadi murni sebuah kekhilafan.

“Kekhilafan ini menciptakan kami ke depan lebih perfect dan teliti. Untuk mas kitman PSIS tolong sebelum laga di quality control & cek ya,” ucap Junianto.

apabila mengacu regulasi Liga, Pasal 20 Poin 1 Tentang Formulir Pertandingan diatur bahwa Klub menentukan 11 Pemain utama dan 10 Pemain cadangan.

Nomor punggung yg dipakai wajibsesuai menggunakan yang tertera di formulir pertandingan. Khusus buat penjaga gawang & kapten harus diberikan tanda spesifik.

Sementara, dalam Pasal 20 Poin 8 Tentang Formulir Pertandingan dijelaskan bahwa pelanggaran terhadap pasal ini akan dilaporkan ke Komite Disiplin PSSI.PSM Makassar Alami Kasus Seperti Mitra Surabaya

Kasus yang dialami PSM Makassar dalam November kemudian serupa dengan yang dialami Mitra Surabaya. Saat menghadapi Persibo Stadion Gelora Joko Samudro dalam tengah pekan lalu, Mitra Surabaya kalah 0-1.

Tetapi pihak Mitra melaporkan mengenai pemain nir absah pada laga tersebut. Komite Displin PSSI Jatim kemudian melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan liputan persidangan diperoleh fakta bahwa pemain Ichsanul Amal Zardan Aroby dan Muhammad Amar Fadzillah memakai angka punggung tidak sinkron dengan yang didaftarkan pada PSSI Jatim.

Di dalam daftar susunan pemain (DSP) Ichsanul Amal Zardan Aroby (Oby) seharusnya memakai nomorpunggung 16 tetapi pada babak kedua beliau memakai angka punggung 26, sedangkan Muhammad Amar Fadzillah yang pada DSP menggunakan angka punggung 26, pada babak ke 2 menggunakan nomorpunggung 16.

Tindakan 2 pemain ini dikualifikasikan menjadi pemain tidak sah karena menggunakan bukti diri tidak sesuai dengan yang didaftarkan ke PSSI Jatim dan disharmoni menggunakan DSP, sebagaimana dimaksud Pasal 56 nomor1 Kode Disiplin PSSI.

Berdasarkan liputan itu, Persibo Bojonegoro dipercaya memakai pemain nir absah lantaran memakai bukti diri yang nir sesuai menggunakan yg didaftarkan pada PSSI Jatim serta DSP, dihukum dinyatakan kalah 0-3 & hukuman Rp 50 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *