Peraturan Organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (pssi) Angka : 01/po-pssi/i/2011

PERATURAN ORGANISASI PERSATUAN SEPAKBOLA

PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA (PSSI)

PERUBAHAN/ PENYEMPURNAAN PO NO : 03/PO-PSSI/VIII/2009

TENTANG PEMAIN : STATUS, ALIH STATUS DAN PERPINDAHAN

PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA (PSSI)

a.       Bahwa eksistensi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai asosiasi tunggal sepak bola nasional memiliki kewenangan yang luas pada mengatur mengurus serta menyelenggarakan persepakbolaan nasional, bertekad membangun stabilitas dan kondusifitas bagi training sepakbola nasional yang berorientasi pada kemajuan.

b.      Bahwa berdasarkan ketentuan FIFA yang tertuang dalam FIFA Regulation for the Status and Transfer of Player, maka Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berhak membuat & mempunyai sistem status, alih status dan perekrutan pemain, yg diadaptasi dengan syarat yg diizinkan oleh rapikan perundangan-undangan negara dan keadaan yg memperhatikan dalam azas keadilan & kesejahteraan pemain pada umumnya.

c.       Bahwa sesuai menggunakan perkembangan persepakbolaan nasional, perlu dilakukan perubahan & penataan balikterhadap Peraturan Pemain : Status, Alih Status dan Perpindahan dalam bentuk Peraturan Organisasi.

d.      Bahwa menurut pertimbangan sebagaimana pada tertulis diatas. Perlu dibuat Peraturan Organisasi (PO) mengenai Pemain : Status, Alih Status dan Perpindahan.

1.      Pedoman Dasar PSSI tahun 2009

2.      Pasal 2 ayat (4), Pedoman Dasar PSSI tahun 2004.

tiga.      Pasal 3 ayat (2a) & (2c), Pedoman Dasar PSSI tahun 2004

4.      Pemain : Status, Alih Status & Perpindahan Pemain – 2009 dua

lima.      Pasal 40 ayat (1), Pedoman Dasar PSSI tahun 2004.

6.      Keputusan Raparnas III PSSI Nomor: KEP/05/RAPARNAS/XI /2005 tanggal 29 November 2005, tentang Masalah Organisasi PSSI.

7.      Keputusan-Keputusan Raparnas PSSI tahun 2009

8.      Keputusan-Keputusan Munaslub PSSI tahun 2009

9.      Surat Keputusan Ketua Umum PSSI, Nomor :SKEP/11/NH/VII/ 2009 lepas 22 Juli 2009, tentang Penyempurnaan Struktur & Komposisi Personalia Komite Eksekutif, Komite-Komite Tetap, Badan Pelaksana dan Sekretariat Jenderal PSSI periode tahun 2009-2011.

1.      Surat Edaran Nomor 1209 lepas 30 Oktober 2009 tentang FIFA Regulation For The Status and Transfer of Players.

dua.      Surat Edaran FIFA Nomor 1010 tanggal 20 Desember 2005tentang FIFA Statuta Pasal 60 ayat tiga (c) Independen dan Hak

tiga.      Konstitusi Dalam Persidangan Arbitrase.

4.      Surat Edaran FIFA Nomor 1129 lepas 28 Desember 2007 mengenai Standar Nasional Peraturan Badan Penyelesaian Sengketa (NDRC), Kode Standar Pemilihan (SEC) dan Standar Perjanjian (SCA).

Upaya & langkah perbaikan terhadap mutu pelatihan per sepakbolaan nasional, Pengurus Pusat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memandang perlu melakukan penyempurnaan terhadap Peraturan Organisasi No : 06/POPSSI/ XII/2006 & Peraturan Organisasi No : 02/PO-PSSI /III /2008, tentang Pemain : Status, Alih Status dan Perpindahan

Menetapkan : PERATURAN ORGANISASI PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH

INDONESIA TENTANG PEMAIN : STATUS, ALIH STATUS DAN

Pemain : Status, Alih Status & Perpindahan Pemain – 2009 tiga

1.      Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) adalah satu-satunya organisasi sepakbola yang bersifat nasional yang berwenang mengatur, mengurus dan menyelenggarakan seluruh aktivitas/kegiatan sepakbola yang berada dalam wilayah aturan dan administratif Republik Indonesia Oleh karena itu mempunyai hak dan tanggung jawab serta kewajiban yang berorientasi pada kemajuan sepakbola nasional. Untuk selanjutnya di dalam peraturan organisasi ini diklaim sebagai PSSI.

2.      FIFA (Federation Internationale de Football Association) adalah satu-satunya organisasi sepakbola dunia, loka PSSI bergabung menjadi anggotanya. Untuk selanjutnya pada dalam peraturan organisasi ini dianggap menjadi FIFA.

3. AFC (Asian Football Confederation) adalah satu-satunya organisasi sepakbola Asia,

loka PSSI bergabung menjadi anggotanya. Untuk selanjutnya pada dalam

peraturan organisasi ini disebut menjadi AFC.

4. AFF (Asean Football Federation) adalah satu-satunya organisasi sepakbola

regional Asia Tenggara, dimana PSSI menjadi anggotanya, dalam peraturan ini

5. Komite Eksekutif adalah Lembaga Tertinggi Organisasi PSSI Tingkat Pusat, dalam

peraturan ini disebut Komite Eksekutif.

6. Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI adalah Pengurus PSSI yg berada di wilayah

Tingkat Provinsi, pada peraturan ini diklaim Pengprov PSSI.

7. Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI merupakan Pengurus PSSI yang berada pada daerah

Tingkat Kabupaten/Kota, pada peraturan ini dianggap Pengcab PSSI.

8. Non Amatir berarti Profesional

Pemain Non Amatir berarti Pemain Profesional

9. Pemain adalah seseorang atlit sepakbola Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga

Negara Asing, berstatus Pemain Amatir atau Pemain Profesional yg bergabung

dengan suatu Klub anggota PSSI.

Pemain yang nir menerima bayaran selain pengeluaran konkret yang terjadi

selama partisipasinya atau setiap aktivitasnya yang berkaitan dengan sepakbola

dinyatakan berstatus Pemain Amatir. Hanya Pemain yang sebagai Warga Negara

Indonesia (WNI) yg dapat sebagai Pemain Amatir.

Pemain : Status, Alih Status dan Perpindahan Pemain – 2009 4

Pemain yg mendapat bayaran lebih, selain berdasarkan pengeluaran nyata selama

partisipasinya atau aktivitasnya yang berkaitan menggunakan sepakbola serta dilakukan

dengan suatu kontrak/perjanjian kerja, dinyatakan berstatus Pemain Profesional

Pemain Profesional terdiri menurut Pemain Lokal & Pemain Asing.

11.1. Pemain Lokal merupakan Pemain sepakbola yg berstatus profesional dan

sepenuhnya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yg bergabung dalam

keliru satu Klub Profesional Anggota PSSI atau suatu klub menurut Asosiasi

/Federasi Sepakbola Nasional yg resmi menjadi anggota FIFA.

11.2. Pemain Asing adalah Pemain sepakbola profesional yg berasal menurut suatu

Klub, menurut suatu Asosiasi/Federasi Sepakbola Nasional yg resmi sebagai

anggota FIFA, pindah ad interim ke Indonesia untuk bergabung sebagai

Pemain dari galat satu Klub Profesional Anggota PSSI.

a. Pengertian penggunaan Pemain Asing bertujuan buat memacu motivasi

sepakbola Indonesia dan menaruh model positif yang sanggup

mendorong kemajuan persepakbolaan nasional & pembentukan tim

nasional yang berkualitas, dan mengakibatkan sepakbola menjadi olah

raga yang menarik & membanggakan bagi publik.

b. Pemain Asing yg bermain pada Kompetisi Liga Indonesia harus memenuhi

kriteria seperti yg dimaksud menggunakan tujuan penggunaannya. Kepada

setiap Pemain Asing, diwajibkan melakukan alih metode & teknologi,

alih pengalaman, alih skill dan keterampilan elementer sepakbola dan

sebagai panutan pemain lokal menjadi seorang profesional menggunakan

menjunjung tinggi dan mengutamakan FAIR PLAY.

12. Pemain Bebas merupakan Pemain yg nir sedang terikat kontrak/perjanjian kerja

Perkumpulan sepakbola yang terdiri dari Klub Profesional & Klub Amatir.

Perkumpulan sepakbola disebut menjadi Klub Profesional, bila seluruh Pemainnya

yg mengikuti kompetisi/pertandingan resmi, dinyatakan berstatus Pemain

Perkumpulan sepakbola diklaim menjadi Klub Amatir, apabila seluruh Pemainnya yg

mengikuti kompetisi atau pertandingan resmi berstatus Pemain Amatir.

Perkumpulan sepakbola disebut sebagai Klub Semi Profesional, bila sebagian

Pemainnya yg mengikuti kompetisi/pertandingan resmi, dinyatakan berstatus

Pemain : Status, Alih Status & Perpindahan Pemain – 2009 5

Sekolah Sepakbola (SSB), Perkumpulan Sepakbola ataupun Klub Sepak bola di

sekolah-sekolah, adalah wadah pelatihan menjadi loka bagi pelatihan

Pemain Muda. Keberadaannya dihimpun serta dibina oleh Klub dan Pengcab PSSI.

18. Kompetisi atau Pertandingan

Kompetisi atau pertandingan sepakbola yg terdiri menurut Kompetisi Profesional

19. Kompetisi atau Pertandingan Resmi

Kompetisi atau pertandingan sepakbola yg diselenggarakan atau diizinkan oleh

PSSI atau Pengurus Daerah (Pengda)/Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI, seperti

Kompetisi Liga Indonesia, Piala Indonesia dan Kejuaraan Internasional buat

Klub yang diselenggarakan atau diizinkan oleh AFC atau FIFA.

Pertandingan persahabatan dan pertandingan uji coba nir termasuk menjadi

19. Kompetisi Profesional Liga Indonesia, mulai tahun 2008 dan seterusnya merupakan

kompetisi atau pertandingan resmi yg hanya diikuti sang peserta yang berstatus

Klub Profesional, selama Peraturan Organisasi ini nir dirubah, yaitu :

20. Kompetisi Amatir PSSI, mulai tahun 2008 & seterusnya merupakan kompetisi atau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *